Buku Cetak
Penguatan bela negara di era pandemi guna meningkatkan ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Penguatan Bela Negara di Era Pandemi Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh pandemi Covid-19 yang tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga memengaruhi sektor ekonomi, sosial, pendidikan, dan keamanan nasional. Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan serta minimnya partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah menunjukkan bahwa implementasi bela negara di era pandemi belum optimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana memperkuat bela negara di era pandemi guna meningkatkan ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi bela negara di era pandemi, implementasi bela negara oleh masyarakat, serta implikasinya terhadap ketahanan nasional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis melalui studi kepustakaan terhadap data sekunder. Teknik analisis data dilakukan dengan perspektif ketahanan nasional yang menitikberatkan pada aspek kesejahteraan dan keamanan secara multidisipliner. Landasan teori yang digunakan meliputi konsep bela negara, teori partisipasi masyarakat, teori ketahanan nasional, teori kebijakan publik, teori komunikasi, dan teori motivasi. Selain itu, penelitian juga didukung oleh kajian peraturan perundang-undangan terkait bela negara, kekarantinaan kesehatan, serta pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan bela negara di era pandemi sangat penting dalam mendukung efektivitas penanganan Covid-19 dan memperkuat ketahanan nasional. Implementasi bela negara dapat diwujudkan melalui disiplin penerapan protokol kesehatan, partisipasi dalam vaksinasi, inovasi di bidang kesehatan dan teknologi, serta peran aktif masyarakat dalam melawan hoaks terkait pandemi. Penguatan bela negara juga berimplikasi positif terhadap stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga pendidikan, media, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kesadaran bela negara yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan nasional di tengah ancaman nonmiliter seperti pandemi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penguatan bela negara di era pandemi sangat penting untuk meningkatkan ketahanan nasional. Bela negara diwujudkan melalui kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dukungan terhadap kebijakan pemerintah, partisipasi masyarakat, serta penanggulangan hoaks Covid-19. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi ancaman pandemi dan menjaga stabilitas nasional.
Kata Kunci: Bela Negara, Pandemi Covid-19, Ketahanan Nasional, Partisipasi Masyarakat, Kebijakan Publik.
Tidak tersedia versi lain