Buku Cetak
Optimalisasi pencegahan gerakan intoleransi guna memelihara kelangsungan bhinneka tunggal ika dalam rangka kewaspadaan nasional
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Pencegahan Gerakan Intoleransi Guna Memelihara Kelangsungan Bhinneka Tunggal Ika dalam Rangka Kewaspadaan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya gerakan intoleransi di Indonesia yang berpotensi mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Gerakan intoleransi, khususnya yang dikaitkan dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dinilai dapat melemahkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika serta mengganggu stabilitas nasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup pemahaman masyarakat terhadap ancaman intoleransi, sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pencegahan gerakan intoleran, serta regulasi yang berkaitan dengan pencegahan gerakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan upaya pencegahan gerakan intoleransi guna menjaga kelangsungan Bhinneka Tunggal Ika dalam rangka kewaspadaan nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kewaspadaan nasional. Teknik analisis data dilakukan melalui studi kepustakaan (literature review), pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder, serta analisis terhadap informasi dari media sosial dan sumber terbuka lainnya. Penelitian ini menggunakan beberapa landasan teori, yaitu teori kewaspadaan nasional, teori moderasi, teori toleransi, teori kesejahteraan sosial, dan teori ideologi. Pendekatan multidisiplin digunakan untuk menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi berkembangnya gerakan intoleransi di Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan intoleransi masih memiliki potensi berkembang meskipun organisasi HTI telah dibubarkan secara resmi oleh pemerintah. Kurangnya pemahaman masyarakat, belum optimalnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta regulasi yang belum sepenuhnya efektif menjadi faktor utama yang mempengaruhi perkembangan gerakan intoleransi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pencegahan gerakan intoleransi perlu dilakukan melalui penguatan kewaspadaan nasional, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap nilai toleransi dan moderasi beragama, penguatan koordinasi antar lembaga, serta penyempurnaan regulasi yang mendukung pemeliharaan Bhinneka Tunggal Ika dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata kunci: intoleransi, HTI, Bhinneka Tunggal Ika, kewaspadaan nasional, moderasi beragama, regulasi.
Tidak tersedia versi lain