Buku Cetak
Meningkatkan ketahanan ideologi pancasila dalam rangka penanggulangan radikalisme pada generasi muda
Penelitian ini berjudul “Meningkatkan Ketahanan Ideologi Pancasila dalam Rangka Penanggulangan Radikalisme pada Generasi Muda”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda melalui media sosial dan perkembangan teknologi informasi. Kondisi tersebut berpotensi mengancam persatuan bangsa, nilai toleransi, serta ketahanan ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan ketahanan ideologi Pancasila dalam rangka menanggulangi radikalisme pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketahanan ideologi Pancasila saat ini, mengetahui bentuk penyebaran radikalisme di kalangan generasi muda, serta merumuskan strategi peningkatan ketahanan ideologi Pancasila guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitis kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan, analisis data sekunder, dan wawancara mendalam terhadap responden terkait. Teknik analisis data dilakukan secara komprehensif, holistik, dan integratif dengan perspektif kepentingan nasional dan ketahanan nasional. Landasan teori yang digunakan antara lain teori *Staircase to Terrorism* dari Fathali Moghaddam, teori motivasi gerakan radikalisme, teori generasi muda dan internet, serta konsep implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial menjadi sarana utama penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda. Rendahnya pemahaman ideologi Pancasila, meningkatnya politik identitas, intoleransi, serta lemahnya literasi digital menjadi faktor yang mempercepat penyebaran radikalisme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan ketahanan ideologi Pancasila dapat dilakukan melalui penguatan pendidikan Pancasila formal, nonformal, dan informal, peningkatan literasi digital, pengawasan konten radikal di media sosial, serta sinergi pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.
Kata Kunci: Ketahanan Ideologi Pancasila, Radikalisme, Generasi Muda, Media Sosial, Ketahanan Nasional.
Tidak tersedia versi lain