Buku Cetak
Optimalisasi kebijakan pembangunan tol udara guna meningkatkan ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Kebijakan Pembangunan Tol Udara Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya ketimpangan pembangunan, tingginya biaya logistik, dan disparitas harga barang kebutuhan pokok di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP), khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Meskipun program tol udara telah dicanangkan pemerintah sebagai kelanjutan program tol laut untuk meningkatkan konektivitas nasional, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala berupa belum optimalnya regulasi, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis dan rekomendasi mengenai kebijakan pembangunan tol udara agar dapat mendukung pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan nasional.
Penelitian menggunakan metode deskriptif analitis melalui pendekatan studi kepustakaan dengan memanfaatkan data dan fakta, peraturan perundang-undangan, serta literatur yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui penguraian berbagai permasalahan kebijakan dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pembangunan tol udara. Landasan teori yang digunakan meliputi teori kekuatan udara (Douhet’s Theories), teori kebijakan menurut William Dunn, teori pembangunan, dan teori pembangunan sumber daya manusia yang digunakan untuk menganalisis aspek kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung transportasi udara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan tol udara memiliki dampak positif terhadap penurunan disparitas harga barang, peningkatan konektivitas wilayah, percepatan pembangunan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3TP. Namun implementasi kebijakan masih belum optimal akibat lemahnya sinkronisasi kebijakan antarinstansi, keterbatasan sumber daya manusia bidang transportasi udara, dan belum memadainya sarana serta prasarana pendukung. Penelitian menyimpulkan bahwa optimalisasi pembangunan tol udara memerlukan penguatan regulasi yang terintegrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan sarana dan prasarana secara berkelanjutan agar mampu mendukung pemerataan pembangunan nasional dan memperkuat ketahanan nasional.
Kata Kunci: Tol udara, kebijakan publik, transportasi udara, wilayah 3TP, pembangunan nasional, ketahanan nasional.
Tidak tersedia versi lain