Buku Cetak
Sinergi forkopimda dalam penanganan konflik sosial guna memperkuat ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Sinergi Forkopimda dalam Penanganan Konflik Sosial Guna Memperkuat Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya potensi konflik sosial di Indonesia yang dipengaruhi oleh keberagaman masyarakat, sengketa sumber daya, persoalan sosial, ekonomi, politik, dan budaya yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Konflik sosial yang terjadi secara berulang menunjukkan bahwa penanganan yang dilakukan belum menyentuh akar permasalahan secara menyeluruh. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalkan sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penanganan konflik sosial sehingga dapat memperkuat ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pentingnya sinergi Forkopimda, menganalisis faktor penyebab konflik sosial, serta merumuskan konsep penanganan konflik yang lebih efektif guna memperkuat ketahanan nasional.
Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan yang memanfaatkan data sekunder dari berbagai sumber literatur, peraturan perundang-undangan, data statistik, dan hasil penelitian terdahulu. Teknik analisis data dilakukan menggunakan perspektif kepentingan nasional melalui tinjauan aspek kesejahteraan dan keamanan dengan pendekatan multidisiplin ilmu. Penelitian ini menggunakan landasan teori berupa Teori Manajemen Konflik, Teori Sinergi, Teori Koordinasi, Teori Segitiga Konflik Johan Galtung, serta Teori Kewaspadaan Nasional sebagai dasar analisis dalam mengkaji hubungan antara sinergi Forkopimda dan upaya penanganan konflik sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung, banyak dipengaruhi oleh persoalan SARA, sengketa lahan, kepentingan kelompok, ekonomi, dan dinamika sosial politik. Penanganan konflik yang dilakukan selama ini cenderung bersifat reaktif sehingga belum optimal dalam menyelesaikan akar persoalan. Optimalisasi sinergi Forkopimda diperlukan melalui peningkatan koordinasi, penguatan sistem deteksi dini, peningkatan peran seluruh pemangku kepentingan, dan pelaksanaan langkah-langkah penanganan konflik yang lebih terpadu. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi Forkopimda yang efektif dapat memperkuat stabilitas keamanan, meningkatkan kohesi sosial masyarakat, serta mendukung penguatan ketahanan nasional secara berkelanjutan.
Kata kunci: Sinergi Forkopimda, konflik sosial, penanganan konflik, ketahanan nasional, koordinasi.
Tidak tersedia versi lain