Buku Cetak
Meneguhkan peran industri baja sebagai industri strategis dalam rangka mendukung ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Meneguhkan Peran Industri Baja sebagai Industri Strategis dalam Rangka Mendukung Ketahanan Nasional. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya daya saing industri baja nasional akibat tingginya impor baja, rendahnya utilisasi kapasitas produksi, serta belum optimalnya dukungan kebijakan pemerintah terhadap industri baja dalam negeri. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi kontribusi industri baja sebagai mother of industries yang memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi, kemandirian industri, dan ketahanan nasional. Rumusan masalah penelitian ini adalah kebijakan apa yang diperlukan untuk meneguhkan peran industri baja sebagai industri strategis dalam rangka mendukung ketahanan nasional. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kriteria industri strategis nasional, menilai relevansi posisi industri baja nasional saat ini, serta merumuskan peta jalan dan kebijakan yang diperlukan untuk memperkuat peran strategis industri baja nasional.
Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal akademik, laporan resmi, dan artikel ilmiah yang relevan. Pendekatan yang digunakan adalah perspektif kepentingan nasional dengan analisis multidisiplin. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui kajian regulasi, data dan fakta industri baja, serta perbandingan dengan praktik terbaik di negara lain. Landasan teori yang digunakan meliputi Teori Ketahanan Nasional, Teori Industri Strategis, Teori Kebijakan Publik, dan Teori Manajemen Industri untuk menganalisis kontribusi industri baja terhadap nilai tambah, dampak pengganda (multiplier effects), daya saing, serta ketahanan nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri baja memiliki karakteristik sebagai industri strategis karena mampu memberikan nilai tambah dan dampak pengganda yang signifikan terhadap perekonomian serta mendukung aspek keamanan dan kesejahteraan nasional. Namun, kondisi industri baja nasional saat ini dinilai belum sepenuhnya relevan sebagai industri strategis akibat tingginya impor baja, rendahnya daya saing, rendahnya utilisasi kapasitas produksi, serta belum optimalnya kebijakan perlindungan dan pengembangan industri. Penelitian merekomendasikan peta jalan transformasi melalui sinergi pemerintah dan pelaku usaha, meliputi penguatan regulasi perdagangan, investasi dan perpajakan yang berpihak pada industri nasional, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, penguatan integrasi hulu-hilir, peningkatan efisiensi operasional, inovasi bisnis, serta pembangunan rantai pasok nasional yang terintegrasi. Disimpulkan bahwa peneguhan peran industri baja sebagai industri strategis nasional memerlukan dukungan kebijakan yang komprehensif dan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha guna meningkatkan nilai tambah, dampak pengganda, dan daya saing industri baja, sehingga mampu berkontribusi secara signifikan terhadap penguatan ketahanan ekonomi dan ketahanan nasional Indonesia.
Kata Kunci: Industri Baja, Industri Strategis, Ketahanan Nasional, Dampak Pengganda, Nilai Tambah, Daya Saing Industri, Kebijakan Publik.
Tidak tersedia versi lain