Dinamika transformasi digital menempatkan data sebagai aset strategis geopolitik, namun tata kelola digital pemerintahan Indonesia saat ini masih terhambat oleh tingginya fragmentasi aplikasi sektoral dan rendahnya interoperabilitas pangkalan data. Kondisi arsitektur yang terpisah dan minimnya prosedur pemulihan bencana tersebut tidak hanya memicu inefisiensi anggaran fiskal negara secara masif…